Jumat, 29 November 2013

PROFILE

         Mio Club Kediri terbentuk diprakarsai oleh beberapa orang penggagas atas dasar hobi berkendara roda dua dengan jenis Yamaha Mio. Kemudian dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan dan kebersamaan, maka tercetus ide untuk membentuk Klub penggemar Yamaha Mio di wilayah Kediri, Jawa Timur. Dengan perjuangan dan pengorbanan, pada tanggal 01 Januari 2009 akhirnya terbentuk Mio Club Kediri yang kemudian disingkat menjadi MICKI.
         MICKI merupakan organisasi otomotif yang bersifat hobbies non politik, berazaskan Pancasila dan UUD 45 serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan tanpa membeda bedakan Ras, Suku, Agama dan Status Sosial.
         Mio Club Kediri yang kemudian disingkat menjadi MICKI dibentuk dengan maksud untuk menghimpun dan menjalin silaturahmi para pecinta, pengguna dan pemilik Yamaha Mio di wilayah Kediri, dan memiliki tujuan untuk menyalurkan kesamaan hobi di bidang otomotif, khususnya hobi berkendara sepeda motor roda dua serta berperan aktif dalam kegiatan Otomotif roda dua pada khususnya, menyalurkan hobi touring, memperluas silaturahmi antar sesama penggemar otomotif pada umumnya dan sesama anggota klub sepeda motor pada khususnya, mengetahui, memahami etika dan budaya klub sepeda motor, serta mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku.
         MICKI Kediri bukanlah suatu klub motor yang berdiri sendiri, klub motor ini telah terdaftar di YMJT [Yamaha Mio Jawa Timur] AG area dengan nomor register 015 pada tahun 2010. MCI [Mio Club Indonesia] merupakan naungan klub kami ini. MICKI merupakan klub motor Yamaha Mio ke-3 yang bediri di Kediri. Klub motor ini berdiri didasari rasa kesungguhan untuk mencari kekerabatan dan persaudaraan dan juga rasa kebersamaan. Mio Club Kediri juga telah terdaftar dalam "Komunitas R2 Kediri" yang bekerjasama dengan kepolisian di Kota Kediri. 
_________________________________________________________________
Alamat Sekretariat : Jl. Erlangga, Kota Kediri
Contact Person :
[01] Bro Adhit/Tuyul - Penasehat (083851773010)
[02] Bro Riza - Ketua Umum (083846009700)
[03] Bro Lutfan – Bendahara (085708493683)
[04] Bro Rizky - Humas (08979550692)

SELAYANG PANDANG

Brada & sista dimanapun anda berada, kumpul dan rolling thunder dalam komunitas club motor memang mengasyikkan. Tetapi bergabung dalam suatu komunitas bukanlah hanya kumpul atau kongkow semata, tetapi ada ikatan persaudaraan (brotherhood) antara sesama anggota maupun terhadap club lain yang juga sama-sama pencinta roda dua.
Ajang pertemuan club yang biasa disebut “Kopdar” (kopi darat) yang biasanya dijadwalkan setiap weekend, juga sekaligus menjadi ajang refreshing setelah kepenatan selama seminggu beraktifitas rutin seperti bekerja ataupun sekolah.
MICKI mempunyai jadwal kopdar wajib setiap malam minggu setiap bulannya. Sementara di hari-hari biasa adalah menjadi kopdar tidak wajib atau kondisional, biasanya diisi dengan ngopi bareng/sekedar sharing.
Banyak manfaat yang dapat diambil dari kegiatan kopdar yang dilakukan, seperti sharing seputar otomotif dan modifikasi, dan juga melakukan touring dekat maupun jauh. 

Diklat member baru 2013 MICKI [Pantai Prigi]

Diklat member baru 2011 MICKI [Pantai Sidem]

MUSDA YMJT

Rolling thunder RSPA

Touring

JAMNAS V MCI [Sragen, Jawa Tengah]

Sowan (berkunjung) ke club-club motor lain juga menjadi agenda kami disela-sela acara kopdar, bertujuan mengikat tali silaturahmi dan brotherhood dengan club lain sesama pencinta kendaraan roda dua.
Bagi bradersist semua yang memiliki motor Yamaha Mio jenis apapun dan berminat untuk aktif dikomunitas dipersilahkan bergabung bersama MICKI [Mio Club Kediri]. Bravo..!

BEKAL YANG HARUS DISIAPKAN SEBELUM MENJADI MEMBER

Berita mengenai sadisnya geng motor yang heboh saat ini menyadarkan kita semua bahwa untuk bergabung dengan suatu komunitas, yang dalam hal ini adalah komunitas roda dua/klub motor ada beberapa bekal yang mesti disiapkan :
  1. Gali informasi sedalam-dalamnya mengenai keberadaan klub motor yang diinginkan, salah-salah, bukannya gabung ke klub motor eh malah terjerat masuk geng motor.
  2. Tujuan Gabung Klub Apa? Apa untuk keren-kerenan aja atau gaul? Adakah sisi positif lain yang kamu cari? Sharing sesama, belajar, berbagi, saling menolong dan lain-lain.
  3. Lihat Eksistensinya di Internetsphere, di era globalisasi dan jejaring sosial ini bakalan ketahuan yang mana klub motor yang baik, atau klub motor yang ngga baik untuk gabung. Dari motto, prinsip, kebiasaan, posting-posting anggotanya di forum-forum akan terlihat identitas klub tersebut. Lalu, apa saja kegiatan pada waktu kopdar? Apa cuma kongkow-kongkow, balap liar atau anarki bakal ketahuan, positifnya apa? misalnya pelatihan montir, freestyle yang aman, lowongan kerja, bikin usaha atau bisnis yang halal dan lain lain. yang penting arif dalam memilih.
  4. Yang namanya Komunitas sudah pasti akan ada ikatan, bahasa kerennya brotherhood alias persaudaraan, senang sama senang dan susah sama susah. Semisal turing jika salah satu motor rusak atau ada bro yang kecelakaan maka semua akan berhenti, dan berupaya menyelesaikan masalah-masalah yang ada.
  5. Komunitas Bukan Tempat Pelarian! Seringkali alasan untuk gabung ke klub motor adalah karena bosan dengan kondisi keluarga yang monoton, atau memang ada masalah keluarga yang tidak harmonis, makanya jika klub motor berisi orang-orang bermasalah, maka potensi untuk arogan di jalanan akan makin besar.
  6. Lihat Punggawa-Punggawanya, baik buruk nya suatu klub motor adalah sangat-sangat bergantung pada pemimpin atau ketua klub, Ketua Klub adalah representasi bagaimana klub tersebut di masyarakat. Kalau baik pemimpinnya maka baik juga anggotanya. Dan pemimpin berakhlak buruk jika dibiarkan maka lambat laun akan merusak akhlak anggota-angotanya.
  7. Keluarga adalah segalanya, sebaik-baiknya brotherhood adalah brotherhood dalam keluarga.
  8. Jadi Diri Sendiri, ingatlah dirimu adalah pribadi yang bebas, walaupun klub punya aturan apapun, kamulah yang berhak menentukan.

PERBEDAAN CLUB & KOMUNITAS MOTOR DENGAN GENG MOTOR

Menjamurnya club motor dan komunitas motor saat ini merupakan ciri masih belum hilangnya rasa memiliki, rasa persaudaraan, dan adat budaya ketimuran. Diawali dengan satu ciri, satu visi dan misi membuat satu komitmen dalam sebuah organisasi yang semi formal dengan mengusung satu jargon “BROTHERHOOD, SATU ASPAL”. Realita yang ada mereka bisa membuktikan diri terhadap apa yang mereka usung, yaitu kekeluargaan. Sering kita melihat kejadian trauble di jalan raya, tanpa perlu kenal, tanpa perlu tanya identitas secara spontan jiwa bikers akan tergugah untuk membantu.

Namun sangat disayangkan, persepsi masyarakat yang berkembang sekarang ini terhadap club motor atau komunitas motor selalu disamakan dengan geng motor yang selalu meresahkan masyarakat, merugikan pengendara lain, dan ugal-ugalan kalau di jalan raya. Padahal jelas sekali perbedaannya antara club motor, komunitas motor, dan geng motor. Apa yang dilakukan oleh slub dan komunitas motor pasti bertentangan dengan apa yang dilakukan oleh geng motor.

Pertama, Club dan komunitas motor merupakan suatu organisasi yang jelas, dengan struktur organisasi yang jelas, mempunyai AD-ART, mempunyai visi dan misi, serta unsur penunjang organisasi lainnya. Sedangkan geng motor bersifat freedom tanpa aturan yang jelas. Kedua, dilihat dari fisik, Club dan komunitas motor selalu berusaha melengkapi kendaraan dengan atribut club dan kelengkapan kendaraan lainnya yang sangat menunjang dalam pelaksanaan touring. Sebaliknya sangat mudah membedakan dengan geng motor ketika di jalan raya tanpa atribut, dan tanpa kelengkapan pengendara jalan. Ketiga, Club atau komunitas motor biasanya mempunyai program-program kerja yang jelas baik itu bersifat intern maupun sosial kemasyarakatan. Sebagai contoh ada acara anniversary, Saur on the Road, Bakti Sosial, Kopdar, Kegiatan keagamaan, dan lainnya. Dilain pihak geng motor selalu meresahkan masyarakat dan pengguna jalan raya yang lain.

Sangat jelas sekali perbedaan antara club dan komunitas motor dengan geng motor. Ketika di jalan raya sangat mudah membedakan mana club atau komunitas motor dengan geng motor. Anak club atau komunitas biasanya sangat menonjolkan identitas club supaya dikenal oleh bikers lain dan masyarakat. Existensi positif inilah yang sering diharapkan oleh club dan komunitas supaya dapat tempat di hati masyarakat. Kalaupun ada beberapa bikers yang seperti dikeluhkan oleh masyarakat selalu ugal-ugalan di jalan itu adalah oknum, lebih bersifat ke pribadi. Secara global club atau komunitas motor pasti selalu rapih dan sopan saat di jalan raya.

Kita berharap berubahnya persepsi masyarakat secara umum tentang keberadaan club-club motor dan komunitas motor yang tadinya negatif menjadi positif. Masyarakat mau menerima keberadaan club dan komunitas motor sebagai salah satu element yang diperhitungkan. Mari kita buktikan kalo club atau komunitas motor adalah bukan GENG MOTOR!!